12/06/2012 14:27:08
Surabaya Raih PeGI

Bersama dengan empat kota lainnya, Kota Surabaya meraih Penghargaan e -Government Indonesia (PeGI) dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo). Penghargaan langsung diberikan oleh Menteri Komunikasi dan Informasi Tifatul Sembiring, di Grand Sahid Hotel, Jakarta, Senin (11/6).

Kelima kepala daerah tersebut dinilai berprestasi atau berhasil menata infrastruktur dan sumber daya manusia (SDM) di bidang  teknologi Informasi guna mendukung komunikasi antar pemerintah, pemerintah dengan dunia usaha, serta pemerintah dengan publik.

Walikota Surabaya, Tri Rismaharini mengungkapkan bahwa Pemkot Surabaya telah merintis penerapan e-govt sejak tahun 2002, sebelum adanya peraturan mengenai sistem pengadaan barang dan jasa secara elektronik. Akhirnya, tahun 2003 lahir Keppres No. 80 tentang  Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, yang mencantumkan sistem lelang elektronik.

Dijelaskan, e-government Pemkot Surabaya dikelompokan menjadi dua, yakni dalam hal pengelolaan keuangan daerah, dan e-govt untuk pelayanan masyarakat. Untuk pengelola keuangan daerah meliputi e-budgeting, e-project, e-procurement, e-delivery, e-controlling, dan e-performance. Sedangkan yang berhubungan dengan masyarakat, disebut dengan e-sapawarga, yang meliputi e-perijinan, e-musrenbang, dan pengaduan secara elektronik. “dengan penerapan e-govt kami bisa menghemat hngga 30 persen,” kata Risma.

Untuk e-sapawarga, Pemkot Surabaya memberikan fasilitas internet gratis keseluruh RT-RW, sehingga seluruh program bisa diakses masyarakat. Perijinan untuk SIUP dan IUJK diberikan secara gratis, penduduk Surabaya cukup mengentri datanya, kemudian deverifikasi, apakah dia benar warga Surabaya atau bukan. Kalau benar penduduk Surabaya, maka izin dikeluarkan, dan setelah selesai diantarkan ke rumah oleh aparat kelurahan. “Pegawai Kelurahan juga senang, karena  ini merupakan bagian dari kinerja yang diperhitungkan dalam pemberian tunjangan kinerja,” tambah Risma.

Dengan adanya jaringan internet yang bisa diakses seluruh masyarakat Surabaya, setiap awal tahun masyarakat  dapat mengajukan usulan proyek, misalanya untuk pelatihan pembibitan lele, pembangunan jalan akses ke makam, lampu penerangan jalan, pembangunan perpustakaan, dan lain-lain melalui e-musrenbang, untuk dimasukkan dalam program pembangunan tahun berikutnya. “Hingga saat ini kami memprioritaskan untuk hal-hal yang bersifat perbaikan ekonomi, pendidikan dan sosial,” ujarnya.
rmance individual," tambahnya.

Sumber : http://www.tribunnews.com/2012/01/09/surabaya-akan-jadi-model-e-goverment-nasional

Bookmark Button
Wisata & Lokasi Menarik
Sparkling Surabaya